Sunday, January 3, 2010

Minggu Pertama

Hari ini ngeliat byk orang yg piknik ke pantai, sedangkan diriku terjebak di sini (g ada yg ngajak). Hu..
Ngebayangin piknik ma teman ke pantai. Nyanyi2, ngeliatin anak2 maen bola, bikin foto bersama, makan bersama, de el el lah. Huks
Tapi setelah ku pikir-pikir hari ini pantai pasti penuh (byk orang). Males ah..

Jadinya diriku hari goes 2 Bjb, nemenin tyas k warnet. G tau th, nyai satu sms pagi2 ngajakin k warnet skalian ada yg dkesahkan jer. Apaan yo?

By the way...
Td mlm gw k warnet, bela-belain pake jas ujan. Udah kebelet pengen panen semangka. G taunya malah belajar bhs korea ma nifah. Trus uploud foto2 The Great Queen Seon Deok, spesial Alcheon. Mantap... ^_^

Pulang dari warnet, tetep buka fb, balas2n wall ma w2d ma ngomentarin pic profil si mbe yg g ada seninya. (peace...)

Besok gw merasa semangat buat kerja. Banyak agenda yg mesti dilakuin, mesti nyelesain tugas2 minggu ini jua jadi bisa langsung chao sabtu ini.
Mau g mau, gw bakal merindukan tempat itu dan orang2nya. Plus kerjaan santainya. Ha.. Hai..

Yippie... Matahari mulai bersinar cerah. Thanks God...
^_^

Saturday, January 2, 2010

Terjebak di ruang kemalasan...

Planning hari ini pengen finish my job, g taunya sekarang terjebak di kantor depan. Ditambah bisa dengerin konser musik yg memekakan telinga. I like it. Lagian ujan lebat g bisa balik.
Mending di sini sh, palingan d'atas suasana kalo g tegang ato ada si.. Bukannya g suka, tp males aja. Suer...

Btw, untung aja si Giant g kelepasan ngomong soal pas SMP kalo tdk bisa berabe dh gw. Lucky...

Januari emang identik dgn hujan, bisa dibilang bulan kemalasan. ^_^
gw bgt..

Friday, January 1, 2010

Happy New Year...

Tak terasa tahun tlah berganti, dan kini berada di my fav month. Welcome my January...
Menghitung hari menuju kedewasaan, 22 years old H-4. He... Trus juga menghitung hari ninggalin perusahaan yg penuh masalah & ketidakadilan...
Payah...pg ini kepala gw rasanya mau pecah, trus ngantuk. Hello? Ni kan taun baru mestinya gw do something. Hoah...
Btw, sekarang aku akan terus bermimpi dan menyakini mimpi itu menjadi kenyataan. Kalo dulu gw hanya bisa bermimpi, kini gw akan membuat mimpi itu menjadi nyata.
"the dreams will come true if u believe and try hard 2 get that.."
Sesuatu menjadi nyata bila kita pernah memimpikannya..

Kuliah s2 di Oshborne, Paris. Jalan2 ke Venice & Alexandria..
Melihat dunia yang jauh di jangkauanku.
Yuk taklukan dunia!!! We can do it..

By the way...
Bentar lagi gw bakal ngejalanin awal baru dalam dunia kerja. Moga aja berada dalam suasana yg ramah, nyaman, menyenangkan & santai . Berharap dapat teman baru , pengen ketemu orang yang bener-bener jadi kakak co buat gw. He...
Satu hal yang penting, pengen dipertemukan dgn jodoh gw & g bakal terpisah dunia akherat...
Kadang pengen dia so perfect. Sepintar andri, sebaik hati syarif, segentle riyo, setampan... . But, gw hanya pengen org yg apa adanya dia..

Sunday, December 27, 2009

Tak kan pernah ada

Dia..
Memang hny dia
Q selalu memikirkannya
Tak pernah ada habisnya

Benar dia
benar hanya dia
Q slalu menginginkannya
belaian dr tangannya

Mungkin hanya dia
harta yg paling trndah
di perjalanan hidup Q
setiap denyut nadi Q

Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
ku harus merindukannya

Q ingin kau tau isi hatiku
kau lah yg terakhir dlm hidupku
tak ada yg lain hanya kamu
Tak pernah ada tak kan pernah ada

Q ingin kau slalu dipikiranq
kau yg selalu larut dalam darah Q
tak ada yg lain hanya kamu
Tak pernah ada tak kan pernah ada

Siapa Penerus Markis Kido/Hendra Setiawan?

Bulutangkis.com - PBSI kembali mendapat cobaan yang berat. Satu persatu pelatih dan pemain hengkang dari pelatnas. Berawal dari Vita Marissa, pemain spesialis ganda ini membuat kejutan di awal tahun 2009 dengan mengundurkan diri dari hiruk pikuk pelatnas.

Kemudian diikuti oleh pemain senior Alvent Yulianto. Selanjutnnya, Hendrawan, pelatih tunggal, mantan juara dunia tunggal putra memutuskan untuk berkarya di negeri tetangga, Malaysia. Akhir tahun 2009, dunia bulutangkis Indonesia kembali terhenyak. Peraih medali emas Beijing 2008, Markis Kido/ Hendra Setiawan melayangkan surat pengunduran dirinya dari pelatnas.

Jika Vita Marissa keluar dari pelatnas beralasan dengan masalah kontrak, Markis Kido/ Hendra Setiawan memutuskan keluar dengan alasan ingin mencoba bermain secara profesional. Surat pengunduran Juara Dunia ganda putra 2007 ini telah dilayangkan ke PBSI sebelum pelaksanaan Sea Games Laos 2009 dimulai.

Meski menyatakan siap membela tim nasional, namun dengan mundurnya Markis Kido/ Hendra Setiawan membuat kekuatan Indonesia di ganda putra semakin melemah. Pemain lapis kedua ganda putra Indonesia belum masih belum siap menerima tongkat estafet dari sang peraih medali emas Sea Games 20009.

Ganda putra nomor dua Indonesia, Mohamad Ahsan/ Bona Septano meski pernah menjadi juara pada turnamen Bingo Bonanza Philippine Open Grand Prix Gold 2009, penampilan mereka berdua di ajang Super Series masih labil. Meski pernah mengalahkan pemain top macam Lars Paske/ Jonas Rasmusen, Ahsan/ Bona belum bisa menjaga konsistensi permainan. Kalah di babak awal turnamen kerap terjadi. Penampilan terbaik mereka di ajang turnamen kategori Super series baru hanya baru bisa sampai babak perempat final, yakni di Korea Super Series 2009, All England 2009 serta Prancis Open Super Series 2009.

Finalis Japan Super Series 2009, Yonathan Suryatama Dasuki/ Rian Sukmawan juga sama. Nasib kurang beruntung di tahun 2009 dialami bagi pasangan yang tahun ini baru bergabung dengan pelatnas. Berulang kali Yoke (pang%@!#$&n akrab Yonathan)/ Rian bertemu dengan pemain-pemain dari Malaysia, Koo Kean Keat/ Tan Boon Heong atau Mohd Zakry Abdul Latif/ Mod Fairuzizuan Mod Tazar di babak-babak awal turnamen super series. Yoke/ Rian di tahun ini hanya baru bisa sekali mengalahkan Pasangan nomor dua Malaysia, Mohd Zakry Abdul Latif/ Mod Fairuzizuan Mod Tazar. Sedangkan dengan pasangan utama Malaysia Koo Kean Keat/ Tan Boon Heong, Yoke/ Rian belum pernah menang sekalipun.

Di lapis berikutnya lebih memprihatinkan lagi. Setelah pemain senior macam Alvent Yulianto, Luluk Hadiyanto, Hendra Aprida Gunawan, Joko Riyadi tak lagi menghuni pelatnas, stok pemain ganda putra belum memperlihatkan regenerasi yang mulus.

Fernando Kurniawan/ Lingga Lie, Afiat Yuris Wirawan/ Wiqi Windarto belum juga memperlihatkan prestasi yang menggembiarakan. Di sepanjang tahun ini, Fernando Kurniawan/ Lingga Lie belum mampu meraih satu gelarpun. Jangankan di kelas Grand Prix, dikelas Challenge pun kedua pasangan ini selalu gagal. Bahkan di turnamen Astec Ultra Milk Open Indonesia International Challenge 2009 Fernando/ Lingga kalah dari pemain pratama Angga Pratama/ Rian Agung Saputra. Prestasi terbaik kedua pasangan ini hanya sekali sebagai semifinalis di Vietnam International Challenge 2009. Peringkat mereka pun melorot dari 24 per tanggal 30 Juli 2009 menjadi 36 per tanggal 17 Desember 2009.

Minimnya pertandingan yang diikuti oleh Afiat Yuris Wirawan/ Wifqi Windarto menjadi salah satu penyebab mandegnya prestasi pasangan ini. Meski prestasi mereka berdua sedikit lebih baik dibandingkan dengan Fernando Kurniawan/ Lingga Lie, namun peringkat mereka per 17 Desember 2009 hanya berada di posisi 45. Dua kali pasangan ini sempat menjadi semifinalis di Vietnam International Challenge 2009 dan Macau Grand Prix Gold 2009.

PBSI harus mengambil langkah yang tepat untuk mengantisipasi masalah ini. Regenerasi menjadi kata kunci dan menjadi satu keharusan, jika Indonesia tidak ingin ketinggalan dari negara lain.

Dua even besar di tahun depan sudah menanti di depan mata. Putaran Thomas-Uber bulan Mei di Malaysia serta Asian Games bulan November 2010 di Guangzhou, China. Mulai dari sekarang PBSI mengatur pandai strategi, apalagi dengan minimnya stok pemain yang dimiliki PBSI.