Kenapa antara pria dan wanita itu beda? Kenapa wanita mesti dituntut cepat menikah sedangkan pria tidak? Kebanyakan jawabannya pasti karena risiko melahirkan, sedangkan pria tak ada risiko. Padahal artikel terbaru yg kubaca, risiko melahirkan berdasarkan kesehatan seorang ibu bukan karena usia. Wanita 20an yg mempunyai riwayat diabetes mempunyai risiko yg tinggi dlm melahirkan. Bandingkan dgn wanita pertengahan 30an yg sehat?
Intinya adalah kesehatan, toh masih banyak ibu-ibu yg melahirkan di usia 30an.
Banyak orang yg mulai bertanya-tanya kapan, udah punya calon, kalo belum ntar dicariin. Hedeh... Sekarang orang2 sekitar mulai beralih profesi jadi biro jodoh. :-(
Bingung juga mesti menjawab bagaimana...
Karena dihatiku hanya memilih dirinya, laki-laki terbaik yg pernah kukenal (selain ayahku). Menjadi temannya sudah patut kusyukuri, dgn berbagai pertimbangan tak mungkin ku menyatakan cinta. Takut merusak keadaan & kenangan yg ada.
Hanya saja, setelah waktu berjalan tak ada yg bisa menggantikannya. Di setiap doa, bila memang tak berjodoh kuharap hapus dia dari hatiku, nyatanya... Selalu ada. Tuhan jgn biarkan aku berharap lebih pada impianku.
Tapi, aku tak mau menyesal hingga kuputuskan menunggu, hingga ku lelah, paling tidak ku sudah menunggu, walaupun itu kadang menyakitkan mengharap harapan semu.
Pilihanku bukan terletak pada jabatan, harta, ilmu maupun yg lainnya. Karena dia adalah dirinya, yg mampu kuterima segala kelebihan dan kekuranganku, serta latar belakang yg sama.
Salahku bila aku menunggu?
No comments:
Post a Comment